Translate

Showing posts with label Info HIV/AIDS. Show all posts
Showing posts with label Info HIV/AIDS. Show all posts

Sunday, January 30, 2011

Pertahun 380 Bayi di Bali Tertular HIV

DENPASAR - Sekitar 200- 380 bayi yang lahir di Bali setiap tahunnya tertular virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Bahkan  dalam kurun lima tahun hampir semua bayi tersebut akan meninggal dunia.

Hal itu didasarkan pada survei ibu hamil yang terinveksi HIV sebesar 1,2 persen.  "Ya kalau dihitung 1,2 persen X 56.000 ibu hamil, maka hasil survei hingga Oktober 2010 sebanyak 673 ibu hamil mengidap HIV," kata Ketua Pokja Humas dan Informasi Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Bali dr Mangku Karmaya di  Denpasar, Sabtu (13/11/2010).

Menurutnya, angka 56.000 ribu didapat dari perkiraan proporsi ibu hamil dalam satu tahun 1,6 persen dari jumlah penduduk di Bali (1.6/100 X 3.5 juta) dengan perkiraan kelahiran bayi dalam satu tahun 15/1000 penduduk. 

Fantastis, Penderita HIV/AIDS di Papua 3.434 Orang


JAYAPURA - Jumlah penderita HIV/AIDS di Papua sangat mengkhawatirkan. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua menunjukkan bahwa penderita penyakit mematikan itu mencapai 3.434 kasus HIV/AIDS di seluruh Papua, hingga September 2007.

Jumlah ini meliputi HIV sebanyak 1.964 kasus dan AIDS sebanyak 1.470 kasus. Angka ini diperkirakan akan merangkak naik, dan sebagian besar lagi para penderita HIV/AIDS ini masih banyak yang belum diketahui keberadaannya.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua, Constant Karma menegaskan hal itu kepada wartawan, Kamis (22/11/2007), di sela-sela acara diskusi perkembangan terkini situasi HIV/AIDS di Papua dan Papua Barat, di Swiss Bellhotel Jayapura. Acara tersebut turut dihadiri Duta Besar Australia untuk HIV, Ms Annmaree O'Keeffe.

Karma menjelaskan, secara terperinci jumlah kasus HIV/AIDS di Papua berdasarkan jenis kelamin, pria sebanyak 1.774 kasus dan perempuan sebanyak 1.602 kasus.

Tuesday, December 14, 2010

HIV/AIDS

Mari kitong selamatkan anak cucu kita dari ancaman HIV/AIDS

A. Virus HIV

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.

B. Penyakit AIDS

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.

C. Metode / Teknik Penularan dan Penyebaran Virus HIV AIDS

- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit yang terluka, terkena darah menstruasi pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma dan Peju Pria
Contoh : Laki-laki berhubungan badan tanpa kondom atau pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
- Air Susu Ibu / ASI
Contoh : Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, dan lain sebagainya.
Cairan Tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ :
- Air liur / air ludah / saliva
- Feses / kotoran / tokai / bab / tinja
- Air mata
- Air keringat
- Air seni / air kencing / air pipis / urin / urine
Tambahan :
Jangan mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas.
source: http://www.organisasi.org/pengertian_definisi_dan_cara_penularan_penyebaran_virus_hiv_aids_info_informasi_penyakit_menular_seksual_pms
 

Saturday, November 27, 2010

jumlah penderita HIV/AIDS di Papua

Jumlah Penderita HIV/AIDS Papua Capai 1.536 Orang


Tempo Interaktif, February 27, 2010
TEMPO InteraktifTimika -  Sebanyak 1.536 warga tujuh suku di Kabupaten Mimika telah terinfeksi HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut sebanyak, 1.141 orang terinfeksi HIV dan 395 lainnya mengidap Aids.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Mimika 2009, berdasarkan latar belakangnya, jumlah ibu rumah tangga yang telah terinfeksi HIV/AIDS sebanyak 551 orang, dan warga yang mempunyai pekerjaan tidak tetap yang terinvensik HIV/AIDS sebanyak 600 orang.
Berdasarkan kelompok umur, populasi kunci terbanyak yang menderita HIV/Aids adalah warga berusia antara 20-29 tahun, sebanyak 1039. Jumlah total penderita HIV/Aids Mimika pada 2009 sebanyak 2.180. Sepanjang 2009 terdapat 387 kasus baru, dan hanya 222 orang yang mendapat obat anti retro virus (AR4V).
“Orang Papua terus berperang melawan virus mematikan ini,” kata Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids Nasional, Nafsiah Mboi,  hari ini  saat membuka pelatihan relawan HIV/AIDS di lingkungan PT Freeport Indonesia.
Nafsiah juga meminta semua pihak bekerjasama memerangi penyakit ini dan mulai melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS.
Vice President PT Freeport Indonesia, Sinta Sirait, mengatakan sebanyak 152 relawan Aids di lingkungan Freeport akan menjalankan tugas sosialisasi dan kampanye pencegahan HIV/AIDS di lingkungan perusahaan. “Ada 12 ribu karyawan, sebagian besar keluarga mereka tinggal di Timika. Kami berharap para relawan punya peran yang lebih besar,” kata Sinta.
Tjahjono Ep
sumber: http://www.aidsindonesia.or.id/jumlah-penderita-hivaids-papua-capai-1-536-orang.html